Mental Health

Menurut wikipedia, mental health (kesehatan mental) adalah tingkatan kesejahteraan psikologis atau ketiadaan gangguan jiwa. Kesehatan jiwa terdiri dari beberapa jenis kondisi yang secara umum dikategorikan dalam 'kondisi sehat', 'gangguan kecemasan', 'stres', dan 'depresi'. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kesehatan jiwa yang baik adalah kondisi ketika batin kita berada dalam keadaan tenteram dan tenang, sehingga memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan sehari-hari dan menghargai orang lain di sekitar.

Banyak orang berpikir bahwa orang yang sehat adalah yang jarang sakit secara fisik. Namun perlu kita ketahui bahwa orang yang sehat adalah orang yang sehat dari kedua aspek yaitu jasmani dan rohaninya. Seperti yang dikatakan oleh pepatah latin “Mens Sana In Corpore Sano” yang berarti di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.

Kesehatan mental yang baik adalah kondisi ketika batin kita berada dalam keadaan tenteram dan tenang, sehingga memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan sehari-hari dan menghargai orang lain di sekitar. Apabila kesehatan mental seseorang terganggu, ia akan mengalami gangguan suasana hati, kemampuan berpikir, serta kendali emosi yang dapat mengarah pada perilaku buruk. Ada berbagai contoh gangguan kesehatan mental seperti stress, depresi, gangguan kecemasan, bipolar, ADHD (Attention Deficit and Hyperactivity Disorder), dan masih banyak lagi. Perlu kita sadari bahwa kesahatan mental menjadi sebuah kebutuhan yang harus selalu diperhatikan oleh masyarakat terutama untuk generasi Z saat ini.

Menurut survey yang dilakukan oleh World Health Organization atau WHO, sekitar 20 persen anak-anak dan remaja di dunia mengalami gangguan dan permasalahan mental. Dan lebih dari 800.000 orang setiap tahunnya mati karena bunuh diri. Bunuh diri sendiri menjadi penyebab terbesar ke-2 kematian yang terjadi pada usia 15-29 tahun.

Tentu jika tidak ada upaya bersama pencegahan bunuh diri, angka tersebut bisa tumbuh dari tahun ke tahun. WHO memprediksi pada 2020 angka bunuh diri di Indonesia secara global menjadi 2,4 per 100.000 jiwa.

Data di atas menyimpulkan bunuh diri akibat gangguan mental telah menjadi masalah yang butuh konsentrasi besar karena terus meningkatnya jumlah di setiap Negara berpenghasilan rendah dan sedang. Hampir satu juta orang meninggal setiap tahun nyaakibat bunuh diri. Ini berarti kurang lebih setiap 40 detik jatuh korban bunuh diri.

Oleh karena itu selain memperhatikan 
kesehatan jasmani, kita juga perlu memperhatikan kesehatan rohani kita yang tak kalah pentingnya karena efeknya juga sangat berpengaruh bagi kehidupan sehari-hari kita. Berikut beberapa tips untuk menjaga kesehatan mental kita.

1.Alihkan sejenak pikiran kita

Depresi sering membuat seseorang kesepian dan memutuskan hubungan mereka dari dunia.Mengalihkan pikiran ke hal-hal yang disukai seperti menonton film, bermain game favorit atau melakukan hobi baru adalah cara terbaik untuk mengelola masalah kesehatan mental. Ini membantu menjaga pikiran sibuk dan menyalurkan stres di tempat lain dan membuat kita berpikir lebih terang.

2.Ungkapkan keluh kesah kepada orang yang dipercaya (curhat)

Cara terbaik untuk menyingkirkan masalah kesehatan mental adalah terhubung dengan orang-orang. Mengekspresikan dan membagikan emosi kepada teman dan keluarga membantu melepaskan stres dan menenangkan pikiran. Semakin kamu berinteraksi dan berbagi masalah dengan orang lain, maka semakin mudah kamu menyingkirkan perasaan yang telah menyiksa.

3.Istirahat dan tidur yang cukup

Banyak orang begitu sibuk dengan masalah dalam hidup dan bekerja, sehingga mereka lupa tidur dalam waktu yang cukup. Penurunan jam tidur dapat menyebabkan suasana hati yang buruk, kurang konsentrasi, dan masalah kesehatan lainnya. Tidur nyenyak setidaknya tujuh jam untuk menjaga kesehatan mental.

4.Hindari mengonsumsi obat-obatan terlarang

Jagalah tubuh Anda tetap sehat dengan menerapkan gaya hidup yang sehat. Atur pola makan dengan makanan bergizi. Atur pola tidur Anda dan istirahatlah yang cukup. Tetaplah berolahraga dan beraktivitas fisik di dalam rumah.

5.Terus Berpikir Positif
Cara menjaga kesehatan mental ini sering kali terlewatkan, hal itu dikarenakan seseorang yang kondisi mentalnya terganggu sering kali tidak bisa berpikir positif. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bagaimana Anda berpikir tentang diri sendiri dapat memiliki efek yang kuat pada perasaan. Jika Anda memandang diri secara negatif, maka cara Anda memandang gagasan juga akan negatif. Berlatihlah menggunakan kata-kata yang mempromosikan harga diri dan peningkatan kekuatan pribadi.

Itu tadi beberapa tips untuk menjaga kesehatan mental terlebih di masa pandemi COVID-19 ini memiliki dampak yang cukup besar bagi kita semua. Salam sehat!
Kita satu brawijaya!

Komentar