Motivation Letter

 Yth.

Panitia RAJA BRAWIJAYA 2020


Perkenalkan namaku Muhammad Nizar Baihaqi, biasa dipanggil Nizar.Aku lahir dan tinggal di Denpasar,Bali tetapi orangtuaku berasal dari Jawa.Aku menempuh pendidikan terakhirku di MAN 1 Jembrana; sebuah madrasah yang berada jauh di ujung Bali berbatasan dengan Pulau Jawa, sehingga aku sudah terbiasa hidup jauh dari orangtua sejak SMA.Disana aku di asrama 2 tahun dan 1 tahun terakhirku ngekos, agar aku bisa fokus belajar SBMPTN untuk masuk PTN impianku yaitu Universitas Brawijaya.

Berasal dari madrasah dan hidup jauh dari orangtua merupakan rintangan terbesarku untuk masuk PTN yang aku impikan karena disamping belajar pelajaran umum,di madrasah kita juga harus belajar pelajaran agama yang jumlahnya cukup banyak, selain itu jauh dari orangtua membuat kehidupanku menjadi lebih bebas dan lebih banyak godaan untuk "main" ketimbang harus belajar mempersiapkan SBMPTN.Namun aku punya pendirian kuat untuk masuk PTN yang aku impikan, walau terkadang aku terlena oleh indahnya masa SMA. Dan itu sudah kubuktikan sekarang, dari sekian banyak temanku, yang masuk Universitas Brawijaya dari sekolahku melalui jalur SBMPTN hanya 2 orang, yakni aku dan teman sekelasku 1 lagi. Hasil jeri payahku selama ini terbayarkan ketika aku melihat barcode di website pengumuman SBMPTN. Alhamdulillah aku diterima menjadi mahasiswa baru UB jurusan Teknik Industri. 

Hal penting yang saya ambil hikmahnya dari sebagian kecil kisah hidup saya tersebut adalah, apapun masalahnya bagaimanapun kondisinya kita harus tetap berusaha dan berdoa, masalah hasil itu adalah urusan Tuhan. Saya percaya Tuhan itu Maha Adil, Tuhan akan memberikan hasil sesuai dengan usaha yang kita perbuat. Tahap selanjutnya adalah kita harus bersyukur dengan apa yang kita peroleh,karena kunci dari ketenangan hati adalah rasa syukur kita. Karena bila kita bersyukur, saya percaya bahwa Tuhan akan menambah nikmat yang diberikan kepada kita.Bagaimana cara bersyukur?tentu banyak cara mengungkapkannya.Yang perlu kita pertanyakan adalah, sudahkah kita bersyukur dengan apa yang kita terima selama ini?. Mengawali tema kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara mencintai diri sendiri?

Tentu tiap individu memiliki caranya masing-masing, tetapi kali ini saya akan membahas "mencintai diri sendiri" versi saya.

1.Jangan mudah untuk mengikuti kata orang lain.

Be yourself, jadilah diri sendiri dan jangan mudah mengikuti kata orang lain. Lakukan apa yang kalian sukai dan cintai, karena kita hidup bukan mereka yang beri makan! Terkadang memang sulit untuk mengesampingkan pandangan orang lain dalam hidup kita, namun jika kalian sudah terbiasa maka mental baja kalian akan terbentuk secara alami dan kalian akan memiliki pendirian yang teguh.

2.Lihatlah ke bawah, bukan ke atas!

Bila kita terus melihat ke atas maka tidak akan ada habisnya, cobalah untuk melihat ke bawah. Contoh kecil, dari sekian banyak pendaftar SBMPTN Universitas Brawijaya hanya beberapa yang diterima dan kita termasuk di dalamnya.Itu merupakan salah satu yang dapat kita banggakan atas diri kita sendiri,karena masih banyak orang yang ditolak masuk ke Universitas Brawijaya.

3.Bersyukur atas apa yang kita peroleh

Rasa syukur merupakan puncak dari usaha kita. Dengan rasa syukur yang kita tanamkan di dasar hati maka seseorang tidak akan mudah terlena atas apa yang Tuhan berikan. Dengan bersyukur hati pun akan menjadi lebih tenang. Banyak artis top papan atas atau orang yang kita anggap kaya namun tidak tertanam rasa syukur di dalam hatinya mengakibatkan mereka terperosok ke jurang obat-obatan terlarang/narkoba hingga sampai ke perbuatan bunuh diri. Jadi mulai sekarang marilah kita tanamkan rasa syukur di hati kita masing-masing.

4.Beri "reward" atas diri kita sendiri

Berikan penghargaan kepada diri kita masing-masing dapat melalui berbagai cara. Mungkin untuk kalian yang selama ini sudah berjuang/ngambis untuk masuk ke PTN, kalian bisa rehat sejenak dan menikmati hobi kalian seperti membaca,main game,travelling dan masih banyak lagi sehingga me-refresh otak dan suasana hati kalian agar tidak kaku. Ini juga penting agar kita tidak stres dan jenuh dengan apa yang sudah kita hadapi selama ini.

5.Jangan berlebihan

mencintai diri sendiri itu boleh tapi jangan berlebihan hingga kita melupakan keberadaan orang lain di sekitar kita. Jika terlalu berlebihan akan muncul sifat narsis. Pribadi narsistik cenderung mencintai dirinya sendiri secara berlebihan hanya untuk dipandang baik oleh orang lain. Jadi cintai diri sendiri sewajarnya dan jangan lupakan keberadaan orang di sekita kita, karena sejatinya manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain.

Kesimpulannya adalah tiap orang memiliki karakter yang berbeda dan cara yang berbeda pula dalam memahami dirinya sendiri, jangan jadikan hal tersebut sebagai halangan untuk kita terus berkembang. Kita hidup hanya sekali, lakukan semaksimal mungkin tanpa mengganggu hak orang lain. Dan yang terpenting adalah pondasi pendirian kita, jangan mudah terhanyut oleh gelombang perubahan zaman dan tren kekinian serta pandangan orang. Sekian artikel ini saya buat

Kita satu brawijaya!



Komentar